Demikian inilah persiapan kehidupan sosial yang baru yang dikehendaki oleh Islam untuk suatu masyarakat umat manusia. Landasannya ialah mengubah sama-sekali pandangan masyarakat itu akan hubungan laki-laki dengan wanita. Ia menghendaki dihapusnya segala tanggapan tentang sex (libido) yang menguasai pikiran manusia selama ini, dan dalam segala hal menganggapnya sebagai satu-satunya yang berkuasa. Dengan demikian yang dikehendaki ialah mengarahkan masyarakat itu sesuai dengan tujuan hidup umat manusia yang lebih tinggi dengan tidak mengurangi kesenangan hidupnya, yaitu kesenangan hidup yang tidak akan mengurangi pula kebebasannya untuk berkeinginan – apalagi sampai akan menghilangkan kebebasan untuk berkeinginan ini - dan yang akan melahirkan hubungan manusia dengan semesta alam. Dari tingkat hidup mengolah tanah, dari tingkat hidup usaha perindustrian dan perdagangan, yang bagaimana pun, ke tingkat yang lebih tinggi, setaraf dengan kehidupan orang-orang suci, dan akan berkomunikasi dengan cara malaikat. Puasa, salat, zakat yang telah ditentukan oleh Islam, ialah alat untuk mencapai taraf ini; yang akan mencegah perbuatan keji, kemungkaran serta pelanggaran. Sekaligus ia akan membersihkan jiwa dan hati orang dari segala penyakit menghambakan diri selain kepada Allah, disamping memperkuat tali persaudaraan antara sesame orang beriman, memperkuat hubungan antara manusia dengan segala yang ada dalam semesta alam ini. Continue reading
Implementation of Morality Values (أَخْلاَقُ الْكَرِيْمَةِ)
A. Foreword
Individual of modern society frequently face constraint of personality disintegration. It means a value of
religious is not integrated in behavioral implementation of everyday life. Human being in modern society oftentimes dissociate between religious or values of confidence with existing values in science, more make account of one of than combine both. This matter is strengthened by Dewey in Ghulam Haider Aasi: “The problem of restoring integration and cooperative between man’s beliefs about the world in which he lives and his beliefs about the values and purposes that should direct his conduct is the deepest problem of modern life.”[1]Human being is responsible to create a harmonious and the prosperity bliss live for a present and future life as according to God will through His messengers. Continue reading
Posted in Nilai moral
Perintah Al-Qur.an tentang menyantuni kaum lemah
Apakah hikmah yang dapat kamu ambil dari fenomena makhluk Allah yang telah diciptakannya berpasang-pasangan? Salah satunya adalah bahwa makhluk tidak akan sanggup hidup sendiri. Mereka pasti membutuhkan orang lain untuk membantu atau melengkapi keberadaan dirinya. Demikian juga dengan adanya orang kaya dan orang miskin. Kita saling membutuhkan satu sama lain meskipunterkadang kita tidak menyadarinya. Kaya ataupun miskin adalah sebuah peluang untuk melaksanakan amal saleh sebanyak-banyaknya menuju ridha Allah SWT Continue reading
Posted in Orang Besar Tanah Air
Revitalisasi Teologis Muhammadiyah
Dalam rangka pengajian Ramadhan 1428 H yang dilaksanakan DPP Muhammadiyah di Yogyakarta 17-19 September 2007, banyak hal-hal yang bersifat konsepsional dibahas baik kaitannya dengan kehidupan keber-muhammadiyaha n maupun hal-hal yang debatable tentang konsepsi dasar kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini sempat didiskusikan cipratan pemikiran besar beberapa tokoh Islam serantau antara konsepsi kehidupan Islam Hadhari yang dipopulerkan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, konsepsi masyarakat madani oleh Dr. Anwar Ibrahim dan Islam yang Berkemajuan oleh Prof. Dr. Din Syamsuddin. Continue reading
Posted in Orang Besar Tanah Air
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Posted in Orang Besar Tanah Air